Selasa, 14 Februari 2023

BEDAH BUKU (7) "PRIBADI HEBAT"

 


Judul : Pribadi Hebat
Penulis : Prof. Dr. Hamka
Penerbit : Gema Insani, Jakarta 2014
Jumlah :177 Halaman

" Kepada pemuda, bebanmu akan berat, jiwamu harus kuat. Akan tetapi percaya langkahmu akan jaya kuatkan pribadi" - Buya Hamka

Membentuk kepribadian hebat diibaratkan membangun sebuah bangunan yang mana. Salah satu bagian pentingnya adalah kualitas batu yang digunakan. Batu bata yang berkualitas bagus akan membuat kuat bangunan yang didirikan. Begitulah seharunya pribadi individu, seperti batu bata. Pribadi yang kuat akan mampu menguatkan diri dan memberikan pengaruh positif kepada orang lain serta jauh daripada itu akan memberikan pengaruh positif kepada agama, bangsa  dan negaranya.

Sinopsis isi buku
Buku ini terdiri dari 10 bab dan setiap bagian dari bab-bab ini mempunyai pelajaran dan hikmah yang sangat luar biasa, yaitu:

Pada bagian pertama, buku ini membahas tentang pribadi. Nilai seseorang itu terletak pada pribadi nya. Seseorang walaupun mempunyai banyak ilmu, pandai dalam hal ini itu namun jika ia tidak mempunyai tata Krama, sopan santu seseorang tak kan dihargai keberadaan nya karena cara nya bersikap yang tidak sesuai, sebagai pemuda haruslah mempunyai pribadi yang islami yaitu bersikap sopan, berturut kata yang baik dan bisa menempatkan diri ketika berhadapan dengan orang lain, maka ia akan disenangi dan dihargai orang lain.

Pada bagian kedua, buku ini membahas tentang memunculkan pribadi. Ada beberapa hal disebutkan dalam buku ini diantaranya ialah daya tarik, kecerdasan, menimbang rasa, berani, bijaksana, berpandangan baik, tahu diri, kesehatan tubuh, bijak dalam berbicara, juga percaya kepada diri sendiri.

Pada bagian ketiga, buku ini membahas tentang hubungan antara jasmani dan ruhani.
Jasmani tanpa Ruhani maka manusia akan menjadi mayat dan ruhani tanpa jasmani tak akan dapat merealisasikan apa yang diinginkan, artinya antara kedua hal ini sangat bersangkutan Anatar satu sama yang lain tubuh berhubungan dengan jiwa dan dalam tubuh ada beberapa hal yang menentukan arah jiwa, apabila tubuh sakit, jiwa pun juga ikut merasakan nya.

Pada bagian keempat, buku ini membahas tentang pribadi bangsa. Kita hendak menciptakan pribadi baru, buka pribadi kebendaan dan tidak peduli terhadap orang lain. Bukan pribadi budak yang menundukkan muka kepada orang lain. Kita ingin pribadi Indonesia merdeka.

Pada bagian kelima, buku ini membahas tentang yang menguatkan pribadi. Ada beberapa hal yang dapat menguatkan pribadi yaitu memiliki tujuan, keinginan bekerja, rasa wajib, pengaruh agama dan iman, pengaruh shalat dan ibadah.

Pada bagian keenam, buku ini membahas tentang pikiran dan rasa seni. Antara pikiran dan rasa seni haruslah sejalan, karena dari situ akan terbentuk potensi yang berkualitas tanpa adanya pakasaan apapun.

Pada bagian ketujuh, buku ini membahas tentang yang melemahkan pribadi. Ada beberapa hal yang dapat melemahkan pribadi yaitu menjadi bayang-bayang orang lain, menggunakan ikatan adat lama pusaka yang telah usang, menjadi budak buku, tidak tentu arah, dan menjadi benalu.

Pada bagian kedelapan, buku ini membahas tentang kesempurnaan pribadi. Kesempurnaan pribadi dapat dilihat dari pandangan hidup, keikhlasan, tanggungjawab, kesabaran dan kemauan yang keras. Orang yang ikhlas ia kaan berani mengakui kebenaran jika nyata kepadanya bahwa jalan yang ditempuhnya salah. orang yang ikhlas cintanya kepada tanah air dan bangsanya harus mau berkorban memperjuangkan kebenaran.

Pada bagian kesembilan membahas tentang kebesaran pribadi. Sebagai orang yang berpribadi besar mau menerima segala kekurangan, memperbaiki kesalahm dan berani mengatakan yang memang seharusnya memang dikatakan.

Pada bagian terakhir membahas tentang pengaruh keadaan atas pribadi bangsa Indonesia. Kita lihat perbedaan Antara kemajuan di negara kita dengan negara tetangga yang mana negara kita sering mengalami ketertinggalan dari segi apapun. Oleh karena itu, jadi pribadi yang mempunyai kepribadian yang jelas, temukan potensi dalam diri kita dan jangan pernah menyerah.

Kelebihan dan kekurangan
Menurut resentator buku ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu bahasa nya yang jelas dan lugas sehingga memahami isi buku isi sangat mudah, buku ini sangat cocok bagi anda yang sedang bingung mencari jati diri karena pembahasannya yang selalu mengajak kita berpikir kembali tentang kemana tujuan kita selama ini, tampilannya menarik dan elegan baik dari cover maupun isi nya. Sampai sejauh ini Resentator belum menemukan kekurangan yang signifikan terkait buku ini.


Jumat, 13 Januari 2023

BEDAH BUKU (9) "How To Win Friends & Influence People"

 

Judul : How to Win Friends and Influence People

Penulis : Dale Carnegie

Penerjemah: Susi Purwoko

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun : Mei 2021 (Cetakan Ketujuh) 

Tebal : 304 halaman

Genre : Pengembangan Diri

ISBN : 978-602-06-2832-5

Salah satu hal yang sering memicu kesalahpahaman dan masalah adalah  interaksi sesama manusia yang terasa kompleks dan sering kali sulit untuk memahami satu sama lain, sehingga dibutuhkan cara yang tepat untuk memulai hubungan tersebut.

Oleh karena itu, penting sekali untuk kita mempelajari dan memahami ilmu atau cara tentang menjalin relasi dengan sesama manusia, agar bisa meredam konflik yang memang biasanya timbul akibat kesalahpahaman yang kerap terjadi.

Dari  dahulu hingga sekarang, sudah banyak sekali buku yang ditulis untuk memahami cara membangun hubungan dengan sesama manusia, sebab memang tidak bisa dipungkiri, relasi kita terhadap sesama merupakan kunci utama dalam menjalani kehidupan yang berkualitas.

Salah satu buku klasik pengembangan diri yang membahas soal relasi antar sesama manusia adalah How to Win Friends and Influence People yang ditulis oleh Dale Carnegie.

Buku ini memang sudah terkenal ampuh dan efektif untuk diterapkan hingga saat ini.

Buku karya Dale Carnegie ini membahas teknik-teknik sederhana, tetapi penting dalam relasi antar manusia, baik itu hubungan pribadi maupun bisnis. Kiat-kiat ini didapatkan Carnegie dari pengalamannya sendiri,  atau dari pengalaman para pemimpin terkemuka.

Carnegie mengawali buku ini dengan memaparkan sembilan saran agar mendapat manfaat sebesar-besarnya setelah membaca. Saran pertama dan yang paling penting yaitu mengembangkan hasrat yang kuat untuk benar-benar mempelajari prinsip-prinsip yang dijelaskan dalam buku ini.

Buku ini terbagi ke dalam empat bab. Bab pertama membahas Teknik Dasar Menghadapi Orang. Bagian ini sangat penting karena merupakan gagasan utama dari keseluruhan buku. Bab-bab selanjutnya hanya penjabaran dari ide pokok tersebut. 

Carnegie sendiri mengatakan jika pembaca tidak merasa lebih baik setelah membaca bab pertama, maka dipersilakan untuk meninggalkan buku ini. Teknik Dasar yang dimaksud ternyata merupakan kiat sederhana, tetapi sering kita abaikan.

Setelah itu,  Carnegie menjelaskan tentang teknik dasar tersebut ke dalam uraian yang lebih panjang dalam bab-bab selanjutnya;  6 Kiat Agar Orang Lain Menyukai Kita, 12 Kiat Agar Pendapat Kita Disetujui, dan 9 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik.

Dalam setiap poin pembahasan, Carnegie memberikan argumentasi yang kuat mengapa kiat tersebut harus dilakukan. Bukan sekadar teori, ia bahkan menunjukkan kisah nyata orang-orang yang berhasil memperbaiki hubungan sosial mereka setelah menerapkan prinsip-prinsip yang diajarkan.

Nah ! bagi pembaca yang tidak ingin berlama-lama, Carnegie sudah menyiapkan kesimpulan untuk setiap bab yang meringkas poin-poin pentingnya. Namun, ia sendiri menyarankan untuk membaca keseluruhan buku tanpa meninggalkan satu bagian pun agar mendapat pemahaman yang lebih jernih terhadap kiat-kiat yang dijabarkan.

Buku ini cocok dibaca siapa saja yang bertekad untuk meningkatkan relasi sosial baik itu terhadap keluarga, rekan kerja, atasan dan bawahan hingga kelompok bisnis yang lebih besar. Pembaca tidak perlu khawatir dan bingung karena langkah-langkah yang diajarkan dalam buku ini sangat praktis, dapat langsung diterapkan kapan pun, di mana pun, dan dalam situasi apa pun.

Dale Carnegie sendiri menyampaikannya dengan rendah hati dan berkali-kali menekankan untuk menerapkan cara-cara ini dengan tulus dan jujur, bukan dengan kepura-puraan. Tak heran How to Win Friends and Influence People kemudian disukai banyak orang.

Meski begitu, menurut saya, buku yang sudah ringkas ini seharusnya bisa lebih ringkas lagi. Bagian-bagian akhir terasa agak membosankan. Penjelasannya tidak semenarik bagian awal yang mendalam. Beberapa kiat terasa seperti pengulangan. Selain itu, ada begitu banyak poin yang seharusnya bisa dijadikan satu. 

Terlepas daripada itu, How to Win Friends and Influence People merupakan buku yang sangat penting dan sangat direkomendasikan untuk dibaca. Inilah buku sederhana yang mengungkapkan kepada kita hal-hal kecil yang sangat sering terabaikan, tetapi sebenarnya memiliki dampak yang besar jika kita tahu bagaimana menerapkannya dalam situasi dan waktu yang tepat.

Bagi pembaca yang sudah menyelesaikan buku ini, selalu ingat salah satu saran yang dipaparkan di awal, yakni "jangan berhenti setelah membaca sekali, kaji ulang buku ini setiap bulan".

Rabu, 14 Desember 2022

BEDAH BUKU (8) "What's So Wrong With Your Self Healing"
cr: google

Judul : What's So Wrong With Your Self Healing 
Pengarang : Ardhi Mohamad 
Penerbit : alvi ardhi Publishing
Tahun terbit : 2021
Tebal buku : 276 hlm
Cover : Hard Cover

Hai, sobat mahasiswa sekalian. Ada yang merasa butuh healing? Atau mungkin ada yang memiliki masa lalu yang kurang menyenangkan? Atau ada yang merasa sudah berusaha tapi juga selalu merasa kecewa? Nah kami punya rekomendasi buku yang mungkin akan menjawab semua permasalahan self-healing kalian nih!

Salah satu kutipan dari buku tersebut yaitu :
"Don't be too harsh on Your Self . Karena kadang, kegagalan adalah jawaban terbaik dari pertanyaan kita selama ini" 

Buku yang di maksud adalah buku karya Ardhi Mohammad yang berjudul What's So Wrong With Your Self Healing.

Pasti kata-kata healing sering berseliweran di telinga kita dan sangat tren di kalangan masyarakat. Banyak sekali yang meng artikan healing ini adalah suatu kesempatan untuk menyendiri, traveling dan lain-lain . 

Hah? Jadi Self Healing itu seperti apa sih?
Nah, perlu kita ketahui bahwa self healing sendiri adalah proses pemulihan luka batin atau inner child yang terluka. Dan healing sendiri bertujuan untuk menyembuhkan diri dari hal-hal yang berbau negatif dan untuk lebih mencintai diri. 

Didalam buku berisi bagaimana berdamai dengan masalalu yang kurang baik, inner child yang terluka, berdamai dengan segala kekecewaan yang ada dan juga lebih mengajak untuk memahami serta mencintai diri sendiri.

Saat membaca buku ini, Anda akan ingat bagaimana orang tua mengajarkan untuk menjadi orang yang sempurna. Saat kita memasuki masa dewasa, kita di tuntut untuk jadi lebih baik. Terkadang tidak mudah untuk melakukan semuanya, usaha saja tidak cukup, bahkan jika mencoba melakukan apa yang mereka inginkan, mereka tidak puas dengan apa yang telah kita capai selama ini. Mereka menaruh harapan besar terhadap kita, dan kitapun berharap akan bisa mewujudkan keinginan orangtua kita.

Namun perlu diketahui bahwa bagi sebagian orang, harapan memang adalah suatu motivasi dalam menjalani kehidupannya, pada kenyataannya harapan itu berbahaya, seperti “pisau bermata dua”. Bisa jadi harapanmu terwujud sesuai keinginanmu, atau malah tidak terwujud dan menjadikanmu terpuruk.

Dengan pembawaan gambaran yang berbeda, Ardhi Mohamad sebagai penulis memberikan hal baru berupa motivasi yang juga di dasari beberapa teori-teori yang mudah di pahami dan tentunya menjadi hal yang unik bahkan berbeda dengan buku motivasi-motivasi pada umumnya. 

Saat membuka buku nya dan mulai membaca, pembaca akan terbawa oleh beberapa Quotes atau kata-kata yang tentunya relate dengan perasaan bahkan kehidupan pembaca. 

Dari cover nya tentu buku ini lebih membuat kita penasaran dengan isinya. Dengan background warna hitam dan dihiasi beberapa coretan tulisan-tulisan kecil tentunya memberikan kesan menarik dan lebih serius. 

Kelebihan :
-Bahasa yang di bawa ringan 
-Ada banyak teori dan penjelasan sehingga begitu meyakinkan bagi pembaca 
-Membawakan dan menghubungkan dengan agama karena ada beberapa ayat al-quran yang tertulis di situ
-Covernya menarik 
-Harga terjangkau

Kekurangan dari buku : 
-ada bab yang mungkin membahas tentang kesalahan orang tua yang mungkin akan sedikit sensitif, tapi mungkin dari beberapa pembaca bisa mengsalah artikan apa yang dimaksud penulis
-ada beberapa kosa kata bahasa inggris yang mungkin sulit bagi pembaca yang kurang bisa bahasa inggris
-ada beberapa coretan yang membuat tidak fokus bagi pembaca

Terimakasih yang sudah membaca 😁

Selasa, 08 Maret 2022

MEMBACA BERHADIAH(6) dari bidang Intelektuan dan Kemahasiswaan

Pelecehan Seksual, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan 2 kata tersebut. 2 kata yang sudah sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia, sering kita lihat di tayangan televisi, kita baca di berita koran, kita dengar di siaran radio dbl. Kenapa saya mengangkat hal tersebut? Karena semakin maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi, bukan hanya di masyarakat. Kasus-kasus yang baru terjadi malah berada di lembaga-lembaga pendidikan yang seyogyanya mendidik generasinya menjadi manusia yang bermoral. Meski pelecehan seksual lebih familiar terjadi kepada perempuan, namun tidak menutup bukti bahwa ada beberapa kasus pelecehan seksual yang melibatkan laki-laki sebagai korbannya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang pelecehan seksual. Tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu apa sih pelecehan seksual itu? Pelecehan seksual didefinisikan sebagai “setiap perilaku yang tidak diinginkan yang bersifat seksual, permintaan untuk bantuan seksual, perilaku verbal atau fisik atau isyarat yang bersifat seksual; atau perilaku lain yang bersifat seksual yang membuat penerima merasa terhina, tersinggung dan/atau terintimidasi. Pelecehan seksual tidak melulu tentang fisik, tetapi sebuah ucapan yang merendahkan dan juga bentuk catcalling termasuk kedalamnya.

Sepanjang 2021 terdapat 10.247 kasus kekerasan terhadap perempuan di mana 15,2 persennya adalah kekerasan seksual," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam jumpa pers virtual pada Rabu (19/1/2022). Ini baru yang perempuan. 

Dan dari yang saya lihat, pandangan masyarakat kita lebih banyaknya adalah menyalahkan si korban, berspekulasi bahwa hal tersebut terjadi karena salah si korban sendiri. Menuduh korban memakai pakaian yang tidak sopan lah, menuduh korban lah yang merayu pelaku, menuduh korban tidak bisa menjaga diri dbl.

Lalu bagaimana jika disandingkan dengan pelecehan seksual yang terjadi di lembaga-lembaga pendidikan tadi? Sebagaimana yang kita tahu setiap peserta didik di sebuah lembaga pendidikan tentu akan memakai pakaian yang sopan, terdidik untuk bermoral dan masyarakat pun tau bahwa sekolah memang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman. Apa lagi yang bisa kita salahkan dari si korban?

Sebagai masyarakat, saya tau sebesar apa trauma mereka yang mengalami pelecehan seksual, saya tau seberapa meresahkan nya tidak kejahatan ini, dan seberapa pentingnya menyadarkan masyarakat agar jangan sampai ada lagi yang jadi korban apalagi menjadi pelaku tindak kejahatan pelecehan seksual tersebut.

Disini saya akan memberikan tips agar terhindar dari pelecehan seksual:

1. Bersikap percaya diri

2. Mempelajari ilmu bela diri

3. Membawa alat perlindungan diri untuk keadaan darurat

4. Waspada terhadap keadaan sekitar, dan

5. Menghindari tindak pelecehan seksual di tempat kita (kantor, sekolah dll) 

Pesan dari saya, agar kita bisa lebih menjaga diri kita lagi, jika takut bepergian sendiri maka minta tolonglah kepada teman atau keluarga untuk menemani, jangan beri ruang sedikit pun untuk pelaku pelecehan melancarkan niatnya, dan yang terakhir jangan mudah mempercayai orang lain karena dari banyak nya kasus yang terjadi pelecehan seksual malah dilakukan oleh orang terdekat kita sendiri.


Nah seperti biasa teman teman Ada kabar gembira nih,  kami dari Bidang Intan HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin mengadakan GIVE AWAY untuk semua kalangan umum dari mahasiswa maupun dari luar mahasiswa, dari Fungsionaris HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin juga bisa ikutan lo, kecuali dari bidang Intan yaw. Jadi bagi kalian yang ingin mendapatkan reward dari kami bisa dengan mengikuti GIVE AWAY yang kami adakan dengan cara sesering mungkin untuk mampir dan membaca artikel dari kami dan membuat kesimpulan dari hasil yang kalian baca.

Jangan lupa untuk mengisi Link Google Form yang ada di artikel ini ya man teman. Dan nantikan setiap dua bulan sekali akan ada artikel-artikel yang menarik lainnya dengan tema yang berbeda-beda. Semoga beruntung dan keep spirit

Klik link berikut jika ingin mengikutinya :

https://forms.gle/XWzAZyKqoWVe3fWc6


Rabu, 09 Februari 2022

PEREMPUAN DAN KEPEREMPUANAN



Perempuan, apa yang terlintas dalam pikiran anda ketika mendengar atau melihat kata “perempuan”? pasti setiap individu memiliki asumsi atau pendapatnya masing-masing tentang sesosok perempuan. Seperti yang tertera di judul bahwasanya kali ini kita akan membahas tentang perempuan dan keperempuanan.

Banyak sekali definisi yang dapat menafsirkan arti dari kata seorang perempuan. Dalam pandangan saya perempuan merupakan sosok istimewa yang memiliki banyak peran di dunia ini. Perempuan merupakan makhluk tuhan yang sangat terhormat dan sangat dilindungi. Berbicara mengenai perempuan, sekarang ini sedang marak orang-orang membahas tentang keperempuan. Sebenarnya apasih maksud dari keperempuanan? Tentunya setiap orang memiliki pendapat yang berbeda-beda menanggapi hal ini. Dan disini saya akan membahas berdasarkan apa yang saya ketahui dan pelajari mengenai keperempuanan itu sendiri. Keperempuanan dalam KBBI memiliki arti sebagai hal-hal yang berkaitan dengan perempuan dan kehormatan sebagai perempuan.

Seorang perempuan tidak luput dari stigma ataupun anggapan-anggapan serta standart yang dibuat oleh sosialnya sendiri. Perempuan sering dikaitkan dengan kecantikan. Perempuan seringkali dianggap sangat lemah dan tak berdaya untuk melakukan berbagai hal. Seringkali perempuan dianggap rendah dan tak jarang perempuan merendahkan dirinya sendiri dan tak langka juga perempuan yang merendahkan para perempuan lainnya. Miris bukan?  Yaa begitulah kondisi perempuan saat ini.

Apakah kalian pernah mendengar stigma bahwa perempuan harus bisa memasak? Semua pekerjaan rumah adalah tugas perempuan? Perempuan kerjaannya cuma didapur? Perempuan tidak perlu bekerja untuk mencari nafkah? Dan masih banyak lagi stigma yang di berikan terhadap perempuan. Menilik hal itu sebenarnya itu semua bukan kodrat perempuan wahai teman-teman sekalian. Jadi sebenarnya apa saja kodrat seorang perempuan? yap betul sekali kodrat seorang perempuan adalah mengandung, melahirkan, dan menyusui. Dapat disimpulkan bahwa pekerjaan seperti memasak, mencuci, menyapu, itu bukan hanya tugas perempuan namun semua orang harusnya bisa mengerjakannya termasuk laki-laki karena menurut saya itu merupakan basic skill dalam menjalani hidup bukan kodrat.

Perempuan juga memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam berpendapat, bekerja, belajar, mendapatkan pendidikan dan lain sebagainya. Jadi seharusnya perempuan itu tidak direndahkan dan dianggap hanya sebagai sosok yang lemah namun perlu untuk dikembangkan potensinya. Seperti kata Mba Najwa Shihab, sekarang ini bukan hanya “dibalik seorang laki-laki yang sukses ada perempuan yeng hebat” namun “dibalik kesuksesan perusahaan, pemerintahan, langgengnya sebuah hubungan selalu ada perempuan hebat dibelakangnya”

Pesan dari saya untuk diri saya dan juga perempuan diluar sana bahwasanya ingat kita itu makhluk yang kuat, kita memiliki banyak potensi yang bisa kita gali dan kembangkan. Semoga kedepannya kita bisa menjadi perempuan yang hebat, saling mendukung perempuan lainnya dan bisa memberi manfaat bagi banyak orang. Aamiin.


Terimakasih sudah membaca,

Hai teman teman Ada kabar gembira nih,  kami dari Bidang Intan HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin mengadakan GIVE AWAY untuk semua kalangan umum dari mahasiswa maupun dari luar mahasiswa, dari Fungsionaris HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin juga bisa ikutan lo, kecuali dari bidang Intan yaw. Jadi bagi kalian yang ingin mendapatkan reward dari kami bisa dengan mengikuti GIVE AWAY yang kami adakan dengan cara sesering mungkin untuk mampir dan membaca artikel dari kami dan membuat kesimpulan dari hasil yang kalian baca.

Jangan lupa untuk mengisi Link Google Form yang ada di artikel ini yaaa man teman. Dan setiap bulannya akan ada artikel-artikel yang menarik lainnya dengan tema yang berbeda-beda. Semoga beruntung dan keep spirit.

Berikut link nya bagi yang ingin mengikuti:

https://forms.gle/XWzAZyKqoWVe3fWc6

Ayo ikutan, jangan sampai ketinggalan 😁

Jumat, 31 Desember 2021

MEMBACA BERHADIAH(5) dari bidang Intelektual dan Kemahasiswaan

Akhir-akhir ini marak sekali berita media sosial tentang kasus-kasus pelecehan seksual. Pelakunya baru beberapa yang terungkap dengan korban yang sangat banyak.
Korban dari pelecehan seksual tidak melulu orang dewasa, malah anak-anaklah yang marak menjadi korban.
Salah satu pencegahan kekerasan seksual terutama pada anak adalah dengan pemberian edukasi
Caranya?
Yakni dengan menjalin kedekatan, membuat mereka nyaman saat berkomunikasi. Lalu, berbicara mengenai kekerasan seksual pada waktu yang tepat dan dengan bahasa yang mudah mereka pahami
Disinilah peran orang tua sangatlah penting, seperti yang kita tau bahwa anak-anak akan merasa nyaman saat menerima edukasi, apabila itu disampaikan oleh orang tuanya
Pelecehan seksual bukanlah hal mudah untuk dihindari terutama oleh anak-anak. Jangan salah, korban pelecehan tidak melulu anak perempuan, hal tersebut juga dapat menimpa anak laki-laki.

Seperti yang kita tahu, bahwa pelaku pelecehan seksual yang tidak bisa menahan nafsunya akan menyerang korban tanpa pikir panjang. Korbannya tidak hanya orang dewasa dewasa, namun juga anak-anak
Mereka menjadikan anak-anak sebagai sasaran tentu tidak dengan alasan gampang. Tetapi karena anak-anak sangat mudah dikelabuhi, hanya dengan rayuan murahan seperti uang yang tidak seberapa tentu mereka menerima
Itulah mengapa, sangat penting bagi kita orang dewasa terutama para orang tua untuk mengenalkan kepada anak-anak mengenai kejahatan seksual.
Di masa yang marak dengan kasus kejahatan seksual ini, kita terutama (perempuan) harusnya lebih ekstra menjaga diri dan memikirkan jangka panjang. Kekerasan seksual bukanlah hal yang mudah untuk dihindari, namun juga merupakan hal yang akan menggangu masa depan.

Korban dengan kasus ini tidak jarang akan mengalami rusaknya kesehatan mental.

Untuk itulah, sebelum mengalami hal yang demikian. Alangkah baiknya kita mencegah bersama, saling merangkul untuk menanggulangi, saling menguatkan dengan mereka para korban, dan jangan takut untuk melaporkan pelaku kejahatan seksual.

Hai teman teman Ada kabar gembira nih,  kami dari Bidang Intan HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin mengadakan GIVE AWAY untuk semua kalangan umum dari mahasiswa maupun dari luar mahasiswa, dari Fungsionaris HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin juga bisa ikutan lo, kecuali dari bidang Intan yaw. Jadi bagi kalian yang ingin mendapatkan reward dari kami bisa dengan mengikuti GIVE AWAY yang kami adakan dengan cara sesering mungkin untuk mampir dan membaca artikel dari kami dan membuat kesimpulan dari hasil yang kalian baca.

Jangan lupa untuk mengisi Link Google Form yang ada di artikel ini ya man teman. Dan nantikan setiap dua bulan sekali akan ada artikel-artikel yang menarik lainnya dengan tema yang berbeda-beda. Semoga beruntung dan keep spirit.

Klik link berikut jika ingin mengikutinya :