Selasa, 14 Februari 2023
Jumat, 13 Januari 2023
Judul : How to Win Friends and Influence People
Penulis : Dale Carnegie
Penerjemah: Susi Purwoko
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : Mei 2021 (Cetakan Ketujuh)
Tebal : 304 halaman
Genre : Pengembangan Diri
ISBN : 978-602-06-2832-5
Salah satu hal yang sering memicu kesalahpahaman dan masalah adalah interaksi sesama manusia yang terasa kompleks dan sering kali sulit untuk memahami satu sama lain, sehingga dibutuhkan cara yang tepat untuk memulai hubungan tersebut.
Oleh karena itu, penting sekali untuk kita mempelajari dan memahami ilmu atau cara tentang menjalin relasi dengan sesama manusia, agar bisa meredam konflik yang memang biasanya timbul akibat kesalahpahaman yang kerap terjadi.
Dari dahulu hingga sekarang, sudah banyak sekali buku yang ditulis untuk memahami cara membangun hubungan dengan sesama manusia, sebab memang tidak bisa dipungkiri, relasi kita terhadap sesama merupakan kunci utama dalam menjalani kehidupan yang berkualitas.
Salah satu buku klasik pengembangan diri yang membahas soal relasi antar sesama manusia adalah How to Win Friends and Influence People yang ditulis oleh Dale Carnegie.
Buku ini memang sudah terkenal ampuh dan efektif untuk diterapkan hingga saat ini.
Buku karya Dale Carnegie ini membahas teknik-teknik sederhana, tetapi penting dalam relasi antar manusia, baik itu hubungan pribadi maupun bisnis. Kiat-kiat ini didapatkan Carnegie dari pengalamannya sendiri, atau dari pengalaman para pemimpin terkemuka.
Carnegie mengawali buku ini dengan memaparkan sembilan saran agar mendapat manfaat sebesar-besarnya setelah membaca. Saran pertama dan yang paling penting yaitu mengembangkan hasrat yang kuat untuk benar-benar mempelajari prinsip-prinsip yang dijelaskan dalam buku ini.
Buku ini terbagi ke dalam empat bab. Bab pertama membahas Teknik Dasar Menghadapi Orang. Bagian ini sangat penting karena merupakan gagasan utama dari keseluruhan buku. Bab-bab selanjutnya hanya penjabaran dari ide pokok tersebut.
Carnegie sendiri mengatakan jika pembaca tidak merasa lebih baik setelah membaca bab pertama, maka dipersilakan untuk meninggalkan buku ini. Teknik Dasar yang dimaksud ternyata merupakan kiat sederhana, tetapi sering kita abaikan.
Setelah itu, Carnegie menjelaskan tentang teknik dasar tersebut ke dalam uraian yang lebih panjang dalam bab-bab selanjutnya; 6 Kiat Agar Orang Lain Menyukai Kita, 12 Kiat Agar Pendapat Kita Disetujui, dan 9 Cara Menjadi Pemimpin yang Baik.
Dalam setiap poin pembahasan, Carnegie memberikan argumentasi yang kuat mengapa kiat tersebut harus dilakukan. Bukan sekadar teori, ia bahkan menunjukkan kisah nyata orang-orang yang berhasil memperbaiki hubungan sosial mereka setelah menerapkan prinsip-prinsip yang diajarkan.
Nah ! bagi pembaca yang tidak ingin berlama-lama, Carnegie sudah menyiapkan kesimpulan untuk setiap bab yang meringkas poin-poin pentingnya. Namun, ia sendiri menyarankan untuk membaca keseluruhan buku tanpa meninggalkan satu bagian pun agar mendapat pemahaman yang lebih jernih terhadap kiat-kiat yang dijabarkan.
Buku ini cocok dibaca siapa saja yang bertekad untuk meningkatkan relasi sosial baik itu terhadap keluarga, rekan kerja, atasan dan bawahan hingga kelompok bisnis yang lebih besar. Pembaca tidak perlu khawatir dan bingung karena langkah-langkah yang diajarkan dalam buku ini sangat praktis, dapat langsung diterapkan kapan pun, di mana pun, dan dalam situasi apa pun.
Dale Carnegie sendiri menyampaikannya dengan rendah hati dan berkali-kali menekankan untuk menerapkan cara-cara ini dengan tulus dan jujur, bukan dengan kepura-puraan. Tak heran How to Win Friends and Influence People kemudian disukai banyak orang.
Meski begitu, menurut saya, buku yang sudah ringkas ini seharusnya bisa lebih ringkas lagi. Bagian-bagian akhir terasa agak membosankan. Penjelasannya tidak semenarik bagian awal yang mendalam. Beberapa kiat terasa seperti pengulangan. Selain itu, ada begitu banyak poin yang seharusnya bisa dijadikan satu.
Terlepas daripada itu, How to Win Friends and Influence People merupakan buku yang sangat penting dan sangat direkomendasikan untuk dibaca. Inilah buku sederhana yang mengungkapkan kepada kita hal-hal kecil yang sangat sering terabaikan, tetapi sebenarnya memiliki dampak yang besar jika kita tahu bagaimana menerapkannya dalam situasi dan waktu yang tepat.
Bagi pembaca yang sudah menyelesaikan buku ini, selalu ingat salah satu saran yang dipaparkan di awal, yakni "jangan berhenti setelah membaca sekali, kaji ulang buku ini setiap bulan".
Rabu, 14 Desember 2022
Selasa, 08 Maret 2022
Pelecehan Seksual, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan 2 kata tersebut. 2 kata yang sudah sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia, sering kita lihat di tayangan televisi, kita baca di berita koran, kita dengar di siaran radio dbl. Kenapa saya mengangkat hal tersebut? Karena semakin maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi, bukan hanya di masyarakat. Kasus-kasus yang baru terjadi malah berada di lembaga-lembaga pendidikan yang seyogyanya mendidik generasinya menjadi manusia yang bermoral. Meski pelecehan seksual lebih familiar terjadi kepada perempuan, namun tidak menutup bukti bahwa ada beberapa kasus pelecehan seksual yang melibatkan laki-laki sebagai korbannya. Sebelum membahas lebih lanjut tentang pelecehan seksual. Tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu apa sih pelecehan seksual itu? Pelecehan seksual didefinisikan sebagai “setiap perilaku yang tidak diinginkan yang bersifat seksual, permintaan untuk bantuan seksual, perilaku verbal atau fisik atau isyarat yang bersifat seksual; atau perilaku lain yang bersifat seksual yang membuat penerima merasa terhina, tersinggung dan/atau terintimidasi. Pelecehan seksual tidak melulu tentang fisik, tetapi sebuah ucapan yang merendahkan dan juga bentuk catcalling termasuk kedalamnya.
Sepanjang 2021 terdapat 10.247 kasus kekerasan terhadap perempuan di mana 15,2 persennya adalah kekerasan seksual," kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga dalam jumpa pers virtual pada Rabu (19/1/2022). Ini baru yang perempuan.
Dan dari yang saya lihat, pandangan masyarakat kita lebih banyaknya adalah menyalahkan si korban, berspekulasi bahwa hal tersebut terjadi karena salah si korban sendiri. Menuduh korban memakai pakaian yang tidak sopan lah, menuduh korban lah yang merayu pelaku, menuduh korban tidak bisa menjaga diri dbl.
Lalu bagaimana jika disandingkan dengan pelecehan seksual yang terjadi di lembaga-lembaga pendidikan tadi? Sebagaimana yang kita tahu setiap peserta didik di sebuah lembaga pendidikan tentu akan memakai pakaian yang sopan, terdidik untuk bermoral dan masyarakat pun tau bahwa sekolah memang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman. Apa lagi yang bisa kita salahkan dari si korban?
Sebagai masyarakat, saya tau sebesar apa trauma mereka yang mengalami pelecehan seksual, saya tau seberapa meresahkan nya tidak kejahatan ini, dan seberapa pentingnya menyadarkan masyarakat agar jangan sampai ada lagi yang jadi korban apalagi menjadi pelaku tindak kejahatan pelecehan seksual tersebut.
Disini saya akan memberikan tips agar terhindar dari pelecehan seksual:
1. Bersikap percaya diri
2. Mempelajari ilmu bela diri
3. Membawa alat perlindungan diri untuk keadaan darurat
4. Waspada terhadap keadaan sekitar, dan
5. Menghindari tindak pelecehan seksual di tempat kita (kantor, sekolah dll)
Pesan dari saya, agar kita bisa lebih menjaga diri kita lagi, jika takut bepergian sendiri maka minta tolonglah kepada teman atau keluarga untuk menemani, jangan beri ruang sedikit pun untuk pelaku pelecehan melancarkan niatnya, dan yang terakhir jangan mudah mempercayai orang lain karena dari banyak nya kasus yang terjadi pelecehan seksual malah dilakukan oleh orang terdekat kita sendiri.
Nah seperti biasa teman teman Ada kabar gembira nih, kami dari Bidang Intan HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin mengadakan GIVE AWAY untuk semua kalangan umum dari mahasiswa maupun dari luar mahasiswa, dari Fungsionaris HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin juga bisa ikutan lo, kecuali dari bidang Intan yaw. Jadi bagi kalian yang ingin mendapatkan reward dari kami bisa dengan mengikuti GIVE AWAY yang kami adakan dengan cara sesering mungkin untuk mampir dan membaca artikel dari kami dan membuat kesimpulan dari hasil yang kalian baca.
Jangan lupa untuk mengisi Link Google Form yang ada di artikel ini ya man teman. Dan nantikan setiap dua bulan sekali akan ada artikel-artikel yang menarik lainnya dengan tema yang berbeda-beda. Semoga beruntung dan keep spirit
Klik link berikut jika ingin mengikutinya :
https://forms.gle/XWzAZyKqoWVe3fWc6
Rabu, 09 Februari 2022
Perempuan, apa yang terlintas dalam pikiran anda ketika mendengar atau melihat kata “perempuan”? pasti setiap individu memiliki asumsi atau pendapatnya masing-masing tentang sesosok perempuan. Seperti yang tertera di judul bahwasanya kali ini kita akan membahas tentang perempuan dan keperempuanan.
Banyak sekali definisi yang dapat menafsirkan arti dari kata
seorang perempuan. Dalam pandangan saya perempuan merupakan sosok istimewa yang
memiliki banyak peran di dunia ini. Perempuan merupakan makhluk tuhan yang
sangat terhormat dan sangat dilindungi. Berbicara mengenai perempuan, sekarang
ini sedang marak orang-orang membahas tentang keperempuan. Sebenarnya apasih
maksud dari keperempuanan? Tentunya setiap orang memiliki pendapat yang
berbeda-beda menanggapi hal ini. Dan disini saya akan membahas berdasarkan apa
yang saya ketahui dan pelajari mengenai keperempuanan itu sendiri. Keperempuanan
dalam KBBI memiliki arti sebagai hal-hal yang berkaitan dengan perempuan dan kehormatan
sebagai perempuan.
Seorang perempuan tidak luput dari stigma ataupun
anggapan-anggapan serta standart yang dibuat oleh sosialnya sendiri. Perempuan
sering dikaitkan dengan kecantikan. Perempuan seringkali dianggap sangat lemah
dan tak berdaya untuk melakukan berbagai hal. Seringkali perempuan dianggap
rendah dan tak jarang perempuan merendahkan dirinya sendiri dan tak langka juga
perempuan yang merendahkan para perempuan lainnya. Miris bukan? Yaa begitulah kondisi perempuan saat ini.
Apakah kalian pernah mendengar stigma bahwa perempuan harus
bisa memasak? Semua pekerjaan rumah adalah tugas perempuan? Perempuan
kerjaannya cuma didapur? Perempuan tidak perlu bekerja untuk mencari nafkah?
Dan masih banyak lagi stigma yang di berikan terhadap perempuan. Menilik hal
itu sebenarnya itu semua bukan kodrat perempuan wahai teman-teman sekalian. Jadi
sebenarnya apa saja kodrat seorang perempuan? yap betul sekali kodrat seorang
perempuan adalah mengandung, melahirkan, dan menyusui. Dapat disimpulkan bahwa
pekerjaan seperti memasak, mencuci, menyapu, itu bukan hanya tugas perempuan
namun semua orang harusnya bisa mengerjakannya termasuk laki-laki karena
menurut saya itu merupakan basic skill
dalam menjalani hidup bukan kodrat.
Perempuan juga memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam
berpendapat, bekerja, belajar, mendapatkan pendidikan dan lain sebagainya. Jadi
seharusnya perempuan itu tidak direndahkan dan dianggap hanya sebagai sosok
yang lemah namun perlu untuk dikembangkan potensinya. Seperti kata Mba Najwa
Shihab, sekarang ini bukan hanya “dibalik seorang laki-laki yang sukses ada
perempuan yeng hebat” namun “dibalik kesuksesan perusahaan, pemerintahan, langgengnya
sebuah hubungan selalu ada perempuan hebat dibelakangnya”
Pesan dari saya untuk diri saya dan juga perempuan diluar
sana bahwasanya ingat kita itu makhluk yang kuat, kita memiliki banyak potensi
yang bisa kita gali dan kembangkan. Semoga kedepannya kita bisa menjadi
perempuan yang hebat, saling mendukung perempuan lainnya dan bisa memberi
manfaat bagi banyak orang. Aamiin.
Terimakasih sudah membaca,
Hai teman teman Ada kabar gembira nih, kami dari Bidang Intan HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin mengadakan GIVE AWAY untuk semua kalangan umum dari mahasiswa maupun dari luar mahasiswa, dari Fungsionaris HMJ PAI UIN Antasari Banjarmasin juga bisa ikutan lo, kecuali dari bidang Intan yaw. Jadi bagi kalian yang ingin mendapatkan reward dari kami bisa dengan mengikuti GIVE AWAY yang kami adakan dengan cara sesering mungkin untuk mampir dan membaca artikel dari kami dan membuat kesimpulan dari hasil yang kalian baca.
Jangan lupa untuk mengisi Link Google Form yang ada di artikel ini yaaa man teman. Dan setiap bulannya akan ada artikel-artikel yang menarik lainnya dengan tema yang berbeda-beda. Semoga beruntung dan keep spirit.
Berikut link nya bagi yang ingin mengikuti:
https://forms.gle/XWzAZyKqoWVe3fWc6
Ayo ikutan, jangan sampai ketinggalan 😁
Jumat, 31 Desember 2021
Akhir-akhir ini marak sekali berita media sosial tentang kasus-kasus pelecehan seksual. Pelakunya baru beberapa yang terungkap dengan korban yang sangat banyak.